Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
iya

Pelatihan Batik Sekar Rinambat Dolokgede bersama Ibu PKK Desa Malingmati

Pada hari Minggu, 08 Desember 2024. Pelatihan batik Poetra bersama Ibu PKK Desa Malingmati dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PINTAR (Pengabdian Inovatif Nasional Terintegrasi dengan Aswaja dan Representasi MBKM). Acara ini bertempat di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Batik berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa, yaitu "amba" yang berarti menulis dan kata "tik" yang berarti titik. Titik tersebut disebut “cecek” yang artinya bagian penting dari batik.

Dalam bahasa jawa batik disebut “trik atau tantik”, yaitu kain yang digambari tampak seperti bentuk titik-titik. Kata ambatik mungkin diterjemahkan selembar kain yang terdiri dari titik-titik berasal dari malam atau zat tertentu. Berdasarkan uraian pendapat di atas, batik dapat dikatakan menghiasi kain mori, katun atau sutera dengan menggunakan lilin atau malam sebagai bahan penolak warna dengan menggunakan alat canting atau sejenisnya, serta melalui beberapa proses sehingga menghasilkan suatu motif batik yang unik dan menarik pada permukaan kain tersebut.

Seni batik maupun cara pembuatannya sudah dikenal di Indonesia sejak dulu. Namun demikian mengenai asal mula batik masih banyak diperdebatkan. Ada beberapa pihak yang menyetujui bahwa batik Indonesia merupakan bentuk kesenianyang berdiri sendiri dan tidak ada hubungannya dengan batik dinegara lain. Tetapi ada juga beberapa pihak yang mengemukakan bahwa batik diperkenalkan kepada nenek moyang kita oleh kaum pendatang. Pendukung pendapat ini mengemukakan bahwa batik sebenarnya berasal dari Persia dan Mesir, oleh sebab itu cara pembuatan dan penghiasan batik tidak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga ada di Thailand, India, Jepang, Sri Lanka dan Batik Malaysia. 

Terlepas dari keduan pendapat tersebut, sesungguhnya batik memilki latar belakang yang kuat dengan bangsa Indonesia. kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya lokal serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan. Dengan berbagai program kerja yang dirancang untuk mendukung ekonomi lokal. Dengan semangat kerja sama yang tinggi antara mahasiswa, pihak desa, dan universitas, diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kemajuan desa Dolokgede, Tambakrejo, Bojonegoro. 

Dengan adanya mahasiswa KKN, beliau juga berharap agar program yang dibuat oleh mahasiswa nantinya dapat bermanfaat bagi warga desa terutama di bidang UMKM.

Nama : Idrosatud Diniyyah

NIM : 210101296

Kelas : PAI 7G

Posting Komentar untuk "Pelatihan Batik Sekar Rinambat Dolokgede bersama Ibu PKK Desa Malingmati"